Temukan ribuan koleksi buku favorit di Xin Zhong Library
Surabaya – Perpustakaan SPK SMA Xin Zhong Surabaya terus mengembangkan layanan yang mendukung proses pembelajaran melalui Program Bimbingan Pemustaka. Program ini hadir sebagai bentuk pendampingan bagi siswa dalam menjalani proses penelitian dan penyusunan karya ilmiah, mulai dari menentukan topik, menelusuri referensi, hingga menyelesaikan naskah yang siap dipresentasikan maupun dipublikasikan.
Program ini berangkat dari kebutuhan siswa yang beragam. Ada yang masih kesulitan menentukan fokus penelitian, ada yang belum terbiasa mencari referensi ilmiah, dan ada pula yang baru pertama kali menyusun karya tulis. Karena itu, pendampingan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa agar mereka dapat menjalani proses penelitian dengan lebih percaya diri. Dalam proses pendampingan, librarian membantu siswa memanfaatkan berbagai sumber informasi akademik, seperti Digital Library, Repository Sekolah, repository perguruan tinggi, Google Scholar, serta jurnal nasional terakreditasi SINTA. Melalui proses tersebut, siswa tidak hanya belajar menemukan referensi yang sesuai dengan topik penelitiannya, tetapi juga memahami cara memilih sumber informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain penelusuran referensi, siswa juga dikenalkan dengan berbagai aplikasi manajemen referensi, seperti Mendeley, EndNote, dan aplikasi sejenis lainnya. Pendampingan ini membantu mereka mengelola referensi, menyusun sitasi, serta membuat daftar pustaka secara lebih sistematis sehingga proses penulisan karya ilmiah menjadi lebih mudah dan terstruktur. Sebelum karya ilmiah dipresentasikan atau diikutsertakan dalam berbagai kegiatan akademik, setiap naskah terlebih dahulu melalui proses pengecekan plagiarisme menggunakan Turnitin. Melalui tahapan ini, siswa belajar memperbaiki bagian tulisan yang masih memiliki tingkat kemiripan tinggi sekaligus memahami pentingnya menggunakan sumber informasi secara etis dan bertanggung jawab. Program Bimbingan Pemustaka mendapat respons positif dari siswa. Perpustakaan yang sebelumnya lebih dikenal sebagai tempat membaca dan meminjam buku kini juga menjadi ruang untuk berdiskusi, berkonsultasi, bertukar ide, serta mengembangkan kemampuan riset bersama. Menurut Dwi Permana Putra, pustakawan SPK SMA Xin Zhong Surabaya, keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari jumlah karya ilmiah yang berhasil diselesaikan.
"Bagi saya, keberhasilan program ini bukan diukur dari banyaknya artikel yang berhasil diselesaikan, melainkan dari semakin seringnya siswa datang ke perpustakaan untuk berdiskusi, mencari referensi, dan menyempurnakan hasil penelitiannya. Dari kebiasaan sederhana itulah budaya riset perlahan tumbuh di lingkungan sekolah."
Program Bimbingan Pemustaka akan terus dikembangkan seiring dengan kebutuhan pembelajaran siswa. Harapannya, perpustakaan dapat terus menjadi tempat yang nyaman untuk belajar, berdiskusi, mencari referensi, sekaligus mendampingi siswa dalam mengembangkan ide dan menyelesaikan karya ilmiahnya.