Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
Tutup mata kita. Tutup pikiran kita dari carut marut kehidupan. Mari berpikir takjim sejenak. Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata : " Aku memberikan kau kesemp…
Kau, Aku, Dan Sepucuk Angpau Merah
Ada tujuh miliar penduduk bumi saat ini. Jika separuh saja dari mereka pernah jatuh cinta, maka setidaknya akan ada satu miliar lebih cerita cinta. Akan ada setidaknya 5 kali dalam setiap detik, 300 kali dalam semenit…
Bedebah Di Ujung Tanduk
Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu. Di Negeri di Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi…
Pulang-Pergi
Ada jodoh yang ditemukan lewat tatapan pertama. Ada persahabatan yang diawali lewat sapa hangat. Bagaimana jika takdir bersama ternyata, diawali dengan pertarungan mematikan? Lantas semua cerita berkelindan dengan…
Harga Sebuah Percaya
Apakah kalian akan tetap percaya pilihan pertama hingga kematian menjemput? Atau kalian telah lama menyerah, dan memilih melanjutkan hidup dengan pilihan-pilihan lain? Ini adalah kisah tentang Jim, seorang laki-laki y…
Toki: Si Kelinci Bertopi
Toki adalah kelinci bertopi, dia selalu saja mencari perhatian dari orangtua dan kakak-kakanya. Sering kali Toki jail dan mengganggu hewan-hewan kecil lain, membuat masalah. Hingga suatu hari Toki mengalami petualanga…
Apel Emas
Tahukah kalian buah paling berharga di seluruh muka Bumi? Jawabannya adalah: Apel Emas. Apel Emas adalah mahkota seluruh buah. Raja dari raja segala jenis buah. Bentuknya seperti apel biasa, tapi warnanya emas. Sebuti…
Si Anak Pelangi
"Karena kau bisa memahami bahwa pelangi tampak indah karena berwarna-warni. Begitu juga kehidupan kita, indah karena warna kulit yang berbeda, ukuran mata tak sama, bentuk rambut yang berlainan. Kau sungguh anak pelan…
Si Anak Cahaya
"Nama kau Nurmas, itu nama yang indah sekali. Nur itu cahaya, mas atau emas itu logam mulia yang berharga. Aku harap, suatu saat cahaya dan kemuliaan kau akan menyatu, berkilauan." Buku ini tentang Nurmas, si anak …
Si Anak Badai
Badai kembali membungkus kampung kami. Kali ini aku mendongak, menatap jutaan tetes air hujan dengan riang. Inilah kami, Si Anak Badai. Tekad kami sebesar badai. Tidak pernah kenal kata menyerah. Buku ini tentang S…